CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL

CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL

CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL - Allow, selamat pagi bersua kembali bersama blog Cerita Dewasa terhots sesi kali ini kita akan menjelaskan hal tentang Seputar Cerita Dewasa CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL baca selengkapnya

Cerita sex - ini mendongengkan hubungan sex seorang produser persewaan minibus dengan seorang biyung muda yang mengontrak minibusnya. Betapa nekatnya mereka, akibat skandal sex itu dilakukan didalam minibusnya dan dilakukan diparkiran bangunan sakit.



CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL

Panggil sahaja aku Adam (nama samaran),aku adalah seorang laki-laki berusia 35 tahun yang sudah beristri dan beranak 2. Anak pertamaku laki-laki dan masih kelas 6 SD, sedangkan ananda keduaku wanita dan baru berumur 4 tahun. Profesiku adalah seorang penjul jasa persewaan minibus, kendatipun aku baru memegang 2 unit minibus namun hasilnya dari jasa persewaan minibusku lumayan banyak.

Dari hasil ketekunanku aku sudah memegang rumah, 2 minibus, 1 mobil pribadi dan aku jua bisa mengadakan ruko kecil untuk istriku. Ruko yang berada dipinggir jalan yang didaerah tempat tinggalku lumayan strategis, ruko itu aku jadikan sebagai usaha istriku ialah membuka jasa penjahit. Karena ketekunanku dan istriku usaha kamipun saling maju dan hasilnya memadai memuaskan.

Kami yang merintis bernapas kami dari tak punya apa-apa, dengan hasil yang bagaikan itu untuk kami adalah pencapaian yang luar biasa. Saya berpedoman bernapas andaikata kegembiraan itu akan timbul andaikata bersyukur, dan aku ingat andaikata diatas antariksa masih siap langit. Intinya aku dan keluarga kecilku selalu mensyukuri aktivitas kami yang sudah bagaikan ini.

Aku kira bayangan tentang kehidupanku sudah memadai jelas ala cerita ini, sekarang aku akan mendeskripsikan sebentuk kekhilafan yang baru pertama kali aku alami ialah selingku dengan penyewa jasa minibusku yang bernama Mbak Natalia yang berstatus bersuami dan beranak 2 juga. Mbak Natalia ini sebelumnya jua sudah aku kenal, akibat beliau sering mengontrak minibusku bersama keluarganya. partner website online => SBOBET

Aku akui diusianya yang hampir sama denganku tubuhnya benar sangat bagus. Dia berhijab, tinggi,putih cingur mancung, dan wajahnya imut sekali. Sebagai biyung muda yang berprofesi sebagai pegwai bank KSP beliau terbilang wanita aspirasi lelaki. Bayangan saja, beliau memegang agung awak 168 cm, buah dada ukuran 36 B, dan dan berat awak sekitar 60 kg.

Betapa idealnyakan beliau para pembaca ???hhe. Dari pertama membesuk Mbak Natalia aku benar sudah memegang rasa kagum dan rasa gemas kepadanya, hahaha… maklumlah namanya jua laki-laki. Sebelumnya aku tak pernha sekalipun selingkuh, bisa dibilang aku termasuk suami yang setia, dan taat beribadah, namun entah apa pasal setelah bertemu Mbak Natalia naluri nakalku berangkat muncul.

Oh iya, Mbak Mbak Natalia ini bisa berkumpul dengan suaminya setiap akhir pecan saja, akibat benar suaminya beraksi diluar metropolis dan pulangnya setiap sabtu minggu saja. Kurang lebih 2 bulan ini aku sering berkomunikasi dengan Mbak Natalia lewat aplikasi chating Whatsapp atau yang sring disingkat WA. Karena beliau adalalh langgananku istriku tak curiga sedkitpun.

Berawal dari berlangganan merental minibusku berbatas ala akhirnya kami berbalas-balasan curhat tentang bangunan injak-injak kami. Nah berawal dari situlah rasa cinta kami bersemi. Kami sering memberi support dan berbalas-balasan perhatian dikala kami cecap pertengkaran dengan pendamping kami masing-masing. Betapa nyamanya berbatas kami abai andaikata kami sudah saling berumah tangga.

Suatu kala Mbak Alfi menemui aku dengan kepentingan mau mengontrak minibusku dan harus aku yang mengantarkan dia. Pada musim itu Mbak Alfi meminta aku mengantarkan mertuanya untuk check up dirumah sakit. Karena benar beliau langganan sekalian teman mesraku akupun tak menolak. Seperti biasa aku tanam minibusku kerumah Mbak Alfi.

Hanya butuh waktu 15 menit aku[un sudah berbatas dirumahnya. Sesampainya didepan bangunan aku amat-amati Mbak Alfi, Ibu mertua dan adimas iparnya sudah beres untuk angkat kaki kerumah sakit. Sore itu Mbak Alfi benar-benar terlihat adiwarna dan menggemaskan sekali. Melihat minibusku sudah datang Mbak Alfipun segera mendekat kemobilku dan naik keminibusku bersama biyung mertuanya dan adimas iparnya,

“ Sore Mas Adam, ayo kita berangkat Mas, soalnya aku udah janjian dengan dokternya arloji 5 magrib mas, ” ucap Mbak Alfi.

“ Oh bercakap-cakap Mbak, tenang sahaja paling kita arloji gendeng 5 kita sudah berbatas kog, inikan baru arloji gendeng 4, ” ucapku lalu menapak gasku.

“ Iya deh Mas aku percaya sama Mas Adam, nyetirnya bor tapi selamat berbatas tujuan,hhe…, ” ucapnya.

“ hehe.. Mbak bisa sahaja deh, yaudah pakai ya embak sabuk pengamanya, ” ucapku.

“ Iya Mas, ” jawabnya. Baca jua cerita sex hilang bikir di bengkel

Saat itu Mbak Alfi beristirahat didepan sedangka adimas ipar dan biyung mertuanya beristirahat dibelakang. Karena siap adimas ipar dan biyung mertuanya kamipun mengobrol seperlunya sahaja era itu, yah buwat menangulangi rasa curiga,hhe. Beberapa waktu kamipun melancarkan perjalanan, aku injak gas minibusku dengan kecepatan 80 km/jam. Tepat arloji gendeng 5 sampailah kami dirumah sakit.

Minibus aku parkirkan di basement lalu Mbak Alfi, Ibu mertua, serta adimas iparnya turun dan menuju kedalam bangunan sakit. Sambil menunggu mereka selesai akupun mendengarkan musik didalam minibus dengan menyalakan AC dididalam minibusku. Kira-kira pukul arloji 17:15 menit, tiba-tiba sahaja Mbak Alfi menghampiriku diparkiran mobil,

“ Hey Mas Adam, kasihan ih sendirian, aku temenin yah didalem, ” ucapnya sembari membuka pintu minibus lalu bersarang kedalam minibus.

“ Loh kog kesini agaknya Mbak, biyung mertuanya kog ditinggal agaknya ???, ” tanyaku.

“ Biarin aja mas mertua aku udah sama adimas iparku, lagian disana bosen ih, antrinya berlimpah banget, ” ucapnya.

“ Oh begitu, yaudah jadi seneng deh aku kalau ditemenin, hhe… Oh bercakap-cakap nanti kalau dicariin gimana coba ??, ” tanyaku.

“ Udah Mas tenang aja, aku tadi alesan kalau aku pusing andaikata bau obat dirumah sakit, jadi tadi aku bilang aku mau nunggu diluar bangunan gering deh,hhe…, ” ucapnya menjelaskan.

“ OKe deh kalau gitu Mbak, ” kataku.

Pada magrib itu Mbak alfi menggunakan gamis jilbab, dan gamis yang ketat. Dengan menggunakan itu beliau nampak sexy dan menggugah api sexsku. Karena membesuk embak Alfi yang sejenis itu hot kejantanankupun berangkat bereaksi. Kejantananku berkedut-kedut dan kurang demi kurang penisku berangkat mengeras. Nggak kuat aku modalnya menahan nafsuku magrib itu.

Didalam mobil kami mengobrol dengan asik dan mesranya. Sampai-sampai kami secara tak sadar berbalas-balasan berpegangan tangan. Berawal dari berpegangantangan rentang waktu kelamaan obrolan kamipun melantur jadi membicarakan tentang sex. Dari situlah kami nampaknya terbawa suasana mesum. Kami berdua berangkat merasakan hawa-hawa yang berangkat menjurus kearah sex.

Wajah kami berbalas-balasan mendekat dan mulailah kami berciuman. Aku kecup bibir Mbak Alfi dengan mesra, lalu embak Alfi-pun membalasnya dengan mersra juga. Bibir kami berbalas-balasan melumat dengan lembut dengan mengatupkan alat penglihat kami. Suasana didalam minibus-ku mendadak panas kendatipun AC sudah menyala. Hawa animo yang membakar tubuh kami memicu detak hati kami untuk beretak cepat.

Kecupan dan lumatan bibir kami lakukan secara lembut dan mesra. Lidah kami berbalas-balasan meluncur kedalam mulut kami secara bergantian. Tangan kami tanpa disuruh sudah memilih sasarannya masing-masing. Aku berangkat meremasi payudaranya, sedangkan Mbak Alfi meremasi kejananku dari luar celanaku. Kami meremas dengan lembut diiringi angin animo yang membakar tubuh kami.

Jika angin animo sudah datang, alkisah sesaat terlupakanlah ananda dan istri yang berada dirumah. Dibalik mukanya yang adiwarna dan menarik ternyata Mbak Alfi mahir dalam memancing angin animo lelaki. Kami berkecupan sembari berbalas-balasan memberikan rangsangan. Selain bibir Mbak Alfi lembut, nafasnya jua harum. Aku lumati dengan lembut namun badar impetus sex.

Payudara yang kenyal dan besar itu aku remasi jua secara lembut dan mesra,

“ Eummmm… Sssssshhhh… OUghhhhh…, ” desah Mbak Alfi sebari mengatupkan mata.

Mbak Alfi berangkat medesah itu tandanya beliau sudah betok nafsu. Dia meremasi penisku dari luar celana dengan gemasnya,

“ Mbak, enak Mbak.. Oughhhh… bergerak Mbak, ” ucapku menganggap nikmat.

Beberapa era kamimelakukan hal itu dengan posisi dudukku di jog depan sedangkan embak Alfi di jog tengah. Merasa minim nyaman dengan posisi yang bagaikan itu embak Alfi-pun memintaku aku berpindah beristirahat berdampingan dengannya. Tanpa berlimpah bicara akupun berpindah ke jog tengah. Kamipun era itu beristirahat berdampingan.

Tidak kusangka Mbak Alfi langsung meminta aku melepas celana serta celana dalamku, sedangkan beliau melepas celana dalamnya lalu menyibakan gamisnya keatas berbatas tempat pusarnya,

“ Mas, awak pasti maukan berhubungan sex denganku, ayo mas kita lakukan sekarang mumpung sepi da nada kesempatan, ” ucapnya dengan wajah badar nafsu.

“ Iya Mbak aku mau sekali, awak bergolekan yah mbak, ” ucapku dengan kejantan yang sudah tegang.

Tanpa menjawab beliau memposisikan tubuhnya dengan posisisex.com bergolekan di jog minibusku. Aku yang sudah tak adem cecap vagina tembemnya, alkisah aku segera mengangkata kedua kakinya lalu aku letakan ala pundaku. Kejantanan yang sudah ereksi segera aku arahkan dan aku gesek-gesekan ala vagina tembemnya agar basah. Cerita sex

“ Sssssssssshhhh…. Uhhhhhhhhhhh…. Eughhhhh…, ” desah pelan Mbak Alfi.

Aku gesek secara bergerak menerus vagina Mbak Alfi dengan penisku berbatas basah. Lendirkawinya berangkat membasahi bibir vaginanya lalu tanpa berlimpah berfikir segera aku benamkan penisku ala memek tembemnya,

“ Zlebbbbbbbbbbbbbbbb… OUghhhhhhhhhhhhhhh, Mbak memek awak enak Ahhhh…., ” kataku.

“ Eughhhhhhhhhh… kont*l awak jua enak Mas, panjang dan besar… Eughhhhhhh.., ” ucapnya.

“ Ayo Mas buat aku melayang musim ini, Aghhhh.., ” ucapnya lagi.

“ Iya Mbak, Sssssssshhh.., ” kataku.

Segera aku menggoyangkan pinggulku maju mundur seperjalanan berhenti masuknya penisku dari vagina tembem Mbak Alfi yang mulus itu. Aku dorong lembut namun pasti vaginanya. Aku dan beliau mendesau nikmat cecap persenggamaan kami magrib itu. Didalam minibusku aku berbuat mesum dengan istri orang, Ouhhh.. betul nikmat dan memicu adrenalin.

Suasana parkiran yang kebetulan sepi membuat kami merasakan keharmonisan dalam berhubungan sex. Kejantananku dengan lincahnya berhenti bersarang dari lubang memek Mbak alfi yang tembem itu. Memang benar kata orang, andaikata bersetubuh dengan istri orang itu luar biasa nikmatnya. Mbak Alfi nampak senang dengan permainan sexsku, beliau mendesau pelan sembari mengatupkan mata.

Melihat Mbak Alfi itu angin nafsukupun berlipat ganda. Permainan sexs yang awalnya santai berubah jadi liar. Tusukan penisku aku percepat, dan vagina Mbak Alfi semakin basah dengan lendir kawinya,

“ Mas, Oughhhh… Ssssssshhhh… Ahhh… Ahhh… Ahhh…, ” desahnya berangkat liar.

Untung sahaja suara mesin minibus dan suara musik menyamarkan desahan Mbak Alfi. Aku bergerak menyodoknnya dengan badar api sex. Bosan dengan posisisex.com itu aku berangkat merubah posisi sex kami. Aku turunkan kaki Mbak Alfi, lalu aku tekuk kedua kakinya dan aku rapatkan kakinya. Tanganku berpegangan ala kedua kakinya lalu aku kembali menyodok vagina lagi.

Tidak terasa sudah seperempat arloji kami melancarkan hubungan sex. Aku yang sudah berangkat menganggap tak tahan lagi menahan cecair maniku aku sempatkan bertannya ala embak Alfi,

“ Mbak, Oughhh… aku mau keluar, keluarin dimana Mbak, Ahhhhh.., ” tanyaku.

“ Didalam aja Mas, Eugghhhh…, ” jawabnya.

Dengan posisi sex yang masih sama akupun menggunakan tenagaku sepenuhnya, aku cocok vagina tembem embak Alfi dengan cepatnya,

“ Ahhhh… Ahhhh… Ahhhh… Ahhhh… Mas.. Oughhhh.. bergerak Mas… Eughhh…, ” desah liarnya diiringi hembusan nafasnya yang tak beraturan.

“ Iya mbak, Ahhhhh… Ssssshhh… Mbak… Oughhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…., ”

“ Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…., ”

Keluarlah cecair maniku membanjiri liang senggama embak Alfi. Kami berdua mendesau bersamaan cecap klimaks kami. Aku semburkan segala cecair maniku didalam rahim Mbak Alfi, betul luar biasa kenikmatanya. Sedang asik-asiknya cecap klimaks kami tiba-tiba sahaja HP embak Alfi berdering, sejenak beliau meraih Handphonenya lalu didiamkan saja.

Hp bergerak berdering berbatas ala akhirnya akupun melumpuhkan musik ala minibusku, lalu Mbak Alfi mengangkatnya telfonya,

“ Iya Buk siap apa, ” ucapnya.

Rupanya itu telefon dari biyung mertuanya, era itu beliau loudspeaker kala menelfon,

“ Kami kesini nanti Nak, temani ibuk periksa yah soalnya adikmu mau ke toilet, ” ucap biyung mertuanya.

“ Oh bercakap-cakap Buk, nanti aku kesana, ” ucapnya.

“ Iya Nak, ” ucapnya ibunya.

Kemudian telfon itu dimatikan embak Alfi,

“ Mas, udah yuk kita bersih-bersih soalnya aku mau temenin biyung dulu, ” ucapnya.

“ Iya Mbak, makasih yah udah buwat aku nikmat musim ini,hhe…, ” ucapku sembari mencabut peniskudari liang senggamanya.

“ Sama-sama Mas, aku jua awak buwat nikmat kog, ” ucapnya. Cerita sex

Lalu aku mengambil tisu dan kamipun membersihkan kelamin kami dengan tisu. Setelah selesai merapikan diri Mbak Alfipun menyusul ibunya kedalam bangunan sakit, sedangkan aku mencari warung makan untuk makan. Selesai makan akupun kembali kemobil dan ternyata embak Alfi, Adik ipar dan mertua Mbak Alfi sudah menunggu didaparkiran.

Singkat cerita kamipun segera pulang, dan aku tanam gas minibusku dengan badar kebahagiaan dan kegembiraan sex. Begitulah cerita perselingkuhanku dengan Mbak Alfi langganan penyewa persewaan minibusku. Seiandulu yah para pembaca, tunggu cerita sexsku yang asing dengan Mbak Alfi yah. end

Supaya mendapatkan ulasan ulasan lain nya yg tentu terbaik, silahkan mampir blog https://kecimbri.blogspot.com

Cerita sex - ini mendongengkan hubungan sex seorang produser persewaan minibus dengan seorang biyung muda yang mengontrak minibusnya. Betapa nekatnya mereka, akibat skandal sex itu dilakukan didalam minibusnya dan dilakukan diparkiran bangunan sakit.



CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL

Panggil sahaja aku Adam (nama samaran),aku adalah seorang laki-laki berusia 35 tahun yang sudah beristri dan beranak 2. Anak pertamaku laki-laki dan masih kelas 6 SD, sedangkan ananda keduaku wanita dan baru berumur 4 tahun. Profesiku adalah seorang penjul jasa persewaan minibus, kendatipun aku baru memegang 2 unit minibus namun hasilnya dari jasa persewaan minibusku lumayan banyak.

Dari hasil ketekunanku aku sudah memegang rumah, 2 minibus, 1 mobil pribadi dan aku jua bisa mengadakan ruko kecil untuk istriku. Ruko yang berada dipinggir jalan yang didaerah tempat tinggalku lumayan strategis, ruko itu aku jadikan sebagai usaha istriku ialah membuka jasa penjahit. Karena ketekunanku dan istriku usaha kamipun saling maju dan hasilnya memadai memuaskan.

Kami yang merintis bernapas kami dari tak punya apa-apa, dengan hasil yang bagaikan itu untuk kami adalah pencapaian yang luar biasa. Saya berpedoman bernapas andaikata kegembiraan itu akan timbul andaikata bersyukur, dan aku ingat andaikata diatas antariksa masih siap langit. Intinya aku dan keluarga kecilku selalu mensyukuri aktivitas kami yang sudah bagaikan ini.

Aku kira bayangan tentang kehidupanku sudah memadai jelas ala cerita ini, sekarang aku akan mendeskripsikan sebentuk kekhilafan yang baru pertama kali aku alami ialah selingku dengan penyewa jasa minibusku yang bernama Mbak Natalia yang berstatus bersuami dan beranak 2 juga. Mbak Natalia ini sebelumnya jua sudah aku kenal, akibat beliau sering mengontrak minibusku bersama keluarganya. partner website online => SBOBET

Aku akui diusianya yang hampir sama denganku tubuhnya benar sangat bagus. Dia berhijab, tinggi,putih cingur mancung, dan wajahnya imut sekali. Sebagai biyung muda yang berprofesi sebagai pegwai bank KSP beliau terbilang wanita aspirasi lelaki. Bayangan saja, beliau memegang agung awak 168 cm, buah dada ukuran 36 B, dan dan berat awak sekitar 60 kg.

Betapa idealnyakan beliau para pembaca ???hhe. Dari pertama membesuk Mbak Natalia aku benar sudah memegang rasa kagum dan rasa gemas kepadanya, hahaha… maklumlah namanya jua laki-laki. Sebelumnya aku tak pernha sekalipun selingkuh, bisa dibilang aku termasuk suami yang setia, dan taat beribadah, namun entah apa pasal setelah bertemu Mbak Natalia naluri nakalku berangkat muncul.

Oh iya, Mbak Mbak Natalia ini bisa berkumpul dengan suaminya setiap akhir pecan saja, akibat benar suaminya beraksi diluar metropolis dan pulangnya setiap sabtu minggu saja. Kurang lebih 2 bulan ini aku sering berkomunikasi dengan Mbak Natalia lewat aplikasi chating Whatsapp atau yang sring disingkat WA. Karena beliau adalalh langgananku istriku tak curiga sedkitpun.

Berawal dari berlangganan merental minibusku berbatas ala akhirnya kami berbalas-balasan curhat tentang bangunan injak-injak kami. Nah berawal dari situlah rasa cinta kami bersemi. Kami sering memberi support dan berbalas-balasan perhatian dikala kami cecap pertengkaran dengan pendamping kami masing-masing. Betapa nyamanya berbatas kami abai andaikata kami sudah saling berumah tangga.

Suatu kala Mbak Alfi menemui aku dengan kepentingan mau mengontrak minibusku dan harus aku yang mengantarkan dia. Pada musim itu Mbak Alfi meminta aku mengantarkan mertuanya untuk check up dirumah sakit. Karena benar beliau langganan sekalian teman mesraku akupun tak menolak. Seperti biasa aku tanam minibusku kerumah Mbak Alfi.

Hanya butuh waktu 15 menit aku[un sudah berbatas dirumahnya. Sesampainya didepan bangunan aku amat-amati Mbak Alfi, Ibu mertua dan adimas iparnya sudah beres untuk angkat kaki kerumah sakit. Sore itu Mbak Alfi benar-benar terlihat adiwarna dan menggemaskan sekali. Melihat minibusku sudah datang Mbak Alfipun segera mendekat kemobilku dan naik keminibusku bersama biyung mertuanya dan adimas iparnya,

“ Sore Mas Adam, ayo kita berangkat Mas, soalnya aku udah janjian dengan dokternya arloji 5 magrib mas, ” ucap Mbak Alfi.

“ Oh bercakap-cakap Mbak, tenang sahaja paling kita arloji gendeng 5 kita sudah berbatas kog, inikan baru arloji gendeng 4, ” ucapku lalu menapak gasku.

“ Iya deh Mas aku percaya sama Mas Adam, nyetirnya bor tapi selamat berbatas tujuan,hhe…, ” ucapnya.

“ hehe.. Mbak bisa sahaja deh, yaudah pakai ya embak sabuk pengamanya, ” ucapku.

“ Iya Mas, ” jawabnya. Baca jua cerita sex hilang bikir di bengkel

Saat itu Mbak Alfi beristirahat didepan sedangka adimas ipar dan biyung mertuanya beristirahat dibelakang. Karena siap adimas ipar dan biyung mertuanya kamipun mengobrol seperlunya sahaja era itu, yah buwat menangulangi rasa curiga,hhe. Beberapa waktu kamipun melancarkan perjalanan, aku injak gas minibusku dengan kecepatan 80 km/jam. Tepat arloji gendeng 5 sampailah kami dirumah sakit.

Minibus aku parkirkan di basement lalu Mbak Alfi, Ibu mertua, serta adimas iparnya turun dan menuju kedalam bangunan sakit. Sambil menunggu mereka selesai akupun mendengarkan musik didalam minibus dengan menyalakan AC dididalam minibusku. Kira-kira pukul arloji 17:15 menit, tiba-tiba sahaja Mbak Alfi menghampiriku diparkiran mobil,

“ Hey Mas Adam, kasihan ih sendirian, aku temenin yah didalem, ” ucapnya sembari membuka pintu minibus lalu bersarang kedalam minibus.

“ Loh kog kesini agaknya Mbak, biyung mertuanya kog ditinggal agaknya ???, ” tanyaku.

“ Biarin aja mas mertua aku udah sama adimas iparku, lagian disana bosen ih, antrinya berlimpah banget, ” ucapnya.

“ Oh begitu, yaudah jadi seneng deh aku kalau ditemenin, hhe… Oh bercakap-cakap nanti kalau dicariin gimana coba ??, ” tanyaku.

“ Udah Mas tenang aja, aku tadi alesan kalau aku pusing andaikata bau obat dirumah sakit, jadi tadi aku bilang aku mau nunggu diluar bangunan gering deh,hhe…, ” ucapnya menjelaskan.

“ OKe deh kalau gitu Mbak, ” kataku.

Pada magrib itu Mbak alfi menggunakan gamis jilbab, dan gamis yang ketat. Dengan menggunakan itu beliau nampak sexy dan menggugah api sexsku. Karena membesuk embak Alfi yang sejenis itu hot kejantanankupun berangkat bereaksi. Kejantananku berkedut-kedut dan kurang demi kurang penisku berangkat mengeras. Nggak kuat aku modalnya menahan nafsuku magrib itu.

Didalam mobil kami mengobrol dengan asik dan mesranya. Sampai-sampai kami secara tak sadar berbalas-balasan berpegangan tangan. Berawal dari berpegangantangan rentang waktu kelamaan obrolan kamipun melantur jadi membicarakan tentang sex. Dari situlah kami nampaknya terbawa suasana mesum. Kami berdua berangkat merasakan hawa-hawa yang berangkat menjurus kearah sex.

Wajah kami berbalas-balasan mendekat dan mulailah kami berciuman. Aku kecup bibir Mbak Alfi dengan mesra, lalu embak Alfi-pun membalasnya dengan mersra juga. Bibir kami berbalas-balasan melumat dengan lembut dengan mengatupkan alat penglihat kami. Suasana didalam minibus-ku mendadak panas kendatipun AC sudah menyala. Hawa animo yang membakar tubuh kami memicu detak hati kami untuk beretak cepat.

Kecupan dan lumatan bibir kami lakukan secara lembut dan mesra. Lidah kami berbalas-balasan meluncur kedalam mulut kami secara bergantian. Tangan kami tanpa disuruh sudah memilih sasarannya masing-masing. Aku berangkat meremasi payudaranya, sedangkan Mbak Alfi meremasi kejananku dari luar celanaku. Kami meremas dengan lembut diiringi angin animo yang membakar tubuh kami.

Jika angin animo sudah datang, alkisah sesaat terlupakanlah ananda dan istri yang berada dirumah. Dibalik mukanya yang adiwarna dan menarik ternyata Mbak Alfi mahir dalam memancing angin animo lelaki. Kami berkecupan sembari berbalas-balasan memberikan rangsangan. Selain bibir Mbak Alfi lembut, nafasnya jua harum. Aku lumati dengan lembut namun badar impetus sex.

Payudara yang kenyal dan besar itu aku remasi jua secara lembut dan mesra,

“ Eummmm… Sssssshhhh… OUghhhhh…, ” desah Mbak Alfi sebari mengatupkan mata.

Mbak Alfi berangkat medesah itu tandanya beliau sudah betok nafsu. Dia meremasi penisku dari luar celana dengan gemasnya,

“ Mbak, enak Mbak.. Oughhhh… bergerak Mbak, ” ucapku menganggap nikmat.

Beberapa era kamimelakukan hal itu dengan posisi dudukku di jog depan sedangkan embak Alfi di jog tengah. Merasa minim nyaman dengan posisi yang bagaikan itu embak Alfi-pun memintaku aku berpindah beristirahat berdampingan dengannya. Tanpa berlimpah bicara akupun berpindah ke jog tengah. Kamipun era itu beristirahat berdampingan.

Tidak kusangka Mbak Alfi langsung meminta aku melepas celana serta celana dalamku, sedangkan beliau melepas celana dalamnya lalu menyibakan gamisnya keatas berbatas tempat pusarnya,

“ Mas, awak pasti maukan berhubungan sex denganku, ayo mas kita lakukan sekarang mumpung sepi da nada kesempatan, ” ucapnya dengan wajah badar nafsu.

“ Iya Mbak aku mau sekali, awak bergolekan yah mbak, ” ucapku dengan kejantan yang sudah tegang.

Tanpa menjawab beliau memposisikan tubuhnya dengan posisisex.com bergolekan di jog minibusku. Aku yang sudah tak adem cecap vagina tembemnya, alkisah aku segera mengangkata kedua kakinya lalu aku letakan ala pundaku. Kejantanan yang sudah ereksi segera aku arahkan dan aku gesek-gesekan ala vagina tembemnya agar basah. Cerita sex

“ Sssssssssshhhh…. Uhhhhhhhhhhh…. Eughhhhh…, ” desah pelan Mbak Alfi.

Aku gesek secara bergerak menerus vagina Mbak Alfi dengan penisku berbatas basah. Lendirkawinya berangkat membasahi bibir vaginanya lalu tanpa berlimpah berfikir segera aku benamkan penisku ala memek tembemnya,

“ Zlebbbbbbbbbbbbbbbb… OUghhhhhhhhhhhhhhh, Mbak memek awak enak Ahhhh…., ” kataku.

“ Eughhhhhhhhhh… kont*l awak jua enak Mas, panjang dan besar… Eughhhhhhh.., ” ucapnya.

“ Ayo Mas buat aku melayang musim ini, Aghhhh.., ” ucapnya lagi.

“ Iya Mbak, Sssssssshhh.., ” kataku.

Segera aku menggoyangkan pinggulku maju mundur seperjalanan berhenti masuknya penisku dari vagina tembem Mbak Alfi yang mulus itu. Aku dorong lembut namun pasti vaginanya. Aku dan beliau mendesau nikmat cecap persenggamaan kami magrib itu. Didalam minibusku aku berbuat mesum dengan istri orang, Ouhhh.. betul nikmat dan memicu adrenalin.

Suasana parkiran yang kebetulan sepi membuat kami merasakan keharmonisan dalam berhubungan sex. Kejantananku dengan lincahnya berhenti bersarang dari lubang memek Mbak alfi yang tembem itu. Memang benar kata orang, andaikata bersetubuh dengan istri orang itu luar biasa nikmatnya. Mbak Alfi nampak senang dengan permainan sexsku, beliau mendesau pelan sembari mengatupkan mata.

Melihat Mbak Alfi itu angin nafsukupun berlipat ganda. Permainan sexs yang awalnya santai berubah jadi liar. Tusukan penisku aku percepat, dan vagina Mbak Alfi semakin basah dengan lendir kawinya,

“ Mas, Oughhhh… Ssssssshhhh… Ahhh… Ahhh… Ahhh…, ” desahnya berangkat liar.

Untung sahaja suara mesin minibus dan suara musik menyamarkan desahan Mbak Alfi. Aku bergerak menyodoknnya dengan badar api sex. Bosan dengan posisisex.com itu aku berangkat merubah posisi sex kami. Aku turunkan kaki Mbak Alfi, lalu aku tekuk kedua kakinya dan aku rapatkan kakinya. Tanganku berpegangan ala kedua kakinya lalu aku kembali menyodok vagina lagi.

Tidak terasa sudah seperempat arloji kami melancarkan hubungan sex. Aku yang sudah berangkat menganggap tak tahan lagi menahan cecair maniku aku sempatkan bertannya ala embak Alfi,

“ Mbak, Oughhh… aku mau keluar, keluarin dimana Mbak, Ahhhhh.., ” tanyaku.

“ Didalam aja Mas, Eugghhhh…, ” jawabnya.

Dengan posisi sex yang masih sama akupun menggunakan tenagaku sepenuhnya, aku cocok vagina tembem embak Alfi dengan cepatnya,

“ Ahhhh… Ahhhh… Ahhhh… Ahhhh… Mas.. Oughhhh.. bergerak Mas… Eughhh…, ” desah liarnya diiringi hembusan nafasnya yang tak beraturan.

“ Iya mbak, Ahhhhh… Ssssshhh… Mbak… Oughhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…., ”

“ Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…. Crotttttttttttttttttt…., ”

Keluarlah cecair maniku membanjiri liang senggama embak Alfi. Kami berdua mendesau bersamaan cecap klimaks kami. Aku semburkan segala cecair maniku didalam rahim Mbak Alfi, betul luar biasa kenikmatanya. Sedang asik-asiknya cecap klimaks kami tiba-tiba sahaja HP embak Alfi berdering, sejenak beliau meraih Handphonenya lalu didiamkan saja.

Hp bergerak berdering berbatas ala akhirnya akupun melumpuhkan musik ala minibusku, lalu Mbak Alfi mengangkatnya telfonya,

“ Iya Buk siap apa, ” ucapnya.

Rupanya itu telefon dari biyung mertuanya, era itu beliau loudspeaker kala menelfon,

“ Kami kesini nanti Nak, temani ibuk periksa yah soalnya adikmu mau ke toilet, ” ucap biyung mertuanya.

“ Oh bercakap-cakap Buk, nanti aku kesana, ” ucapnya.

“ Iya Nak, ” ucapnya ibunya.

Kemudian telfon itu dimatikan embak Alfi,

“ Mas, udah yuk kita bersih-bersih soalnya aku mau temenin biyung dulu, ” ucapnya.

“ Iya Mbak, makasih yah udah buwat aku nikmat musim ini,hhe…, ” ucapku sembari mencabut peniskudari liang senggamanya.

“ Sama-sama Mas, aku jua awak buwat nikmat kog, ” ucapnya. Cerita sex

Lalu aku mengambil tisu dan kamipun membersihkan kelamin kami dengan tisu. Setelah selesai merapikan diri Mbak Alfipun menyusul ibunya kedalam bangunan sakit, sedangkan aku mencari warung makan untuk makan. Selesai makan akupun kembali kemobil dan ternyata embak Alfi, Adik ipar dan mertua Mbak Alfi sudah menunggu didaparkiran.

Singkat cerita kamipun segera pulang, dan aku tanam gas minibusku dengan badar kebahagiaan dan kegembiraan sex. Begitulah cerita perselingkuhanku dengan Mbak Alfi langganan penyewa persewaan minibusku. Seiandulu yah para pembaca, tunggu cerita sexsku yang asing dengan Mbak Alfi yah. end

Sampai disini ulasan perihal CERITA SEX ML TANTE JILBAB BOHAY DI DALAM MOBIL, semoga info ini dapat membantu kamu terima kasih

Tulisan ini diposting pada tag

Komentar