
JANDA SEMOK BERANAK 1 YANG GILA KEPUASAN - Allow, selamat siang berjumpa kembali bersama web Ceritadewasa terpanas sesi kali ini kita akan membahas hal tentang Seputar Cerita Dewasa JANDA SEMOK BERANAK 1 YANG GILA KEPUASAN baca selengkapnya
Gesekbasah.com - Peristiwa yang kualami bermula ketika aku hendak mencari tempat kos-kosan di Kota X, Setelah seharian berkeliling mencari Kost - kostan Saya mendapatkan sebuah Kot kostan yang sesuai dengan Saya, Nahh Di sanalah Kisah Seks Saya berawal dengan akan aku bagikan kepada Seluruh Pecinta Cerita Dewasa Terbaru Dan Terupdate.
JANDA SEMOK BERANAK 1 YANG GILA KEPUASAN
Sore itu ketika sehabis mandi magrib aku melihat Neneng sedang menonton TV di dalam kamarnya. Kebetulan barak aku bersebelahan. Jadi aku sering mengetahui apa sahaja yang beliau lakukan di kamarnya.
Dengan hanya berbalut handuk, aku berupaya menggoda Neneng . Kami saling mengolok-olok. Karena kehabisan bahan buat mengacuhkan olokanku beliau akhirnya mengejarku. Aku berlari masuk ke dalam kamarku. Dan yang membuatku takjub beliau tak menghentikan kejarannya, malahan beliau menyusulku ke dalam kamarku berusaha buat mencubitku.
“Awas baiklah kamu, perkosa tahu melalui kamu…” konon menggodaku.
“Mau donk diperkosa…hahahhaaa…” jawabku mengacuhkan candaannya.
Kutatap matanya, kulihat siap kerinduan akan jamahan seorang laki-laki. Diapun langsung menutup pintu kamarku. Aku yang juga sudah menahan antusiasme tak mau membuang kesempatan itu.
Kuraih tanganya, kutarik agar mendekat. Lalu kuciumi bibirnya, Neneng membalasnya dengan agresif. Dia langsung hebat handuk yang kupakai. Dia begitu bernafsu ketika melihat batang kontolku yang sudah bangkit tegak. Dan sonder basa-basi beliau mengusap dengan meremas-remas batang kontolku.
“Aaaargghhh…. Teruuus… oohhh….” desahku yang ternyata mengundang gairahnya buat berbuat lebih jauh lagi. Tiba-tiba dai bertinggung dengan melumat atasan kontolku.
“Ooohh yeesss….nikmat…” desahku lagi.
Dia terus-terusan mengocok dengan mengulum kontolku dengan liarnya. Aku dibuai dengan kenikmatan yang luar biasa enaknya. Mulutnya bergerak melumat dengan lidahnya menjilati atasan kontolku.
“Ouughhh…nikmatnya…” erangku nikmat.
Setelah hampir 10 menit aku merasakan siap sesuatu yang hendak cabut dari kontolku.
“Aahhh…Neneng aku keluaaaar…” teriakku nikmat.
Muncratlah sarwa spermaku ke dalam mulutnya. Neneng bergerak mengocok dengan mengulum atasan kontolku, dijilatina sisa spermaku yang masih tersisa.
Aku merasakan kenikmat yang luar biasa. Neneng tersenyum manis melihatku. Lalu aku membentur bibirnya. Lidah aku saling melumat.
Perlahan batang kontolku mulai tegang kembali. Melihat akan hal itu Neneng langsung membebaskan sarwa pakaiannya termasuk CD dengan BHnya. Mataku tak berkedip begitu melihat awak Neneng dalam keadaan telanjang. Toketnya yang montok dengan puting kemerahan seakan menantangku buat segera kujilat. Aku mulai meremas Toket dengan kuteruskan dengan menghisap dengan menjilat putingnya. Nana pun mendesah,
“Sssttthhh…enak sayang…”
Sementara tangan kiriku melacak pangkal pahanya. Aku memergoki gundukan daging yang ditumbuhi bulu yang agak tebal. Kugesek-gesekan jariku. Desah kenikmatan yang cabut dari mulut Neneng semakin melenguh dari mulutnya. Kemudian ciumanku turun ke perut dengan bergerak ke bawah pusar. Lalu kubaringkan awak Neneng di kasur. Tanpa kusuruh diapun langsung membuka kedua pahanya. Dan tyerlihat memek berwarna ahmar anom dengan klitoris yang sudah menegang. Dengan penuh nafsu, aku menciumi memeknya dengan kujilati sarwa bibir kemaluannya.
“Aahhhh…enak Melki…terus sayang…” desahnya sekali lalu tangan kanannya memegangi kepalaku.
Kujilati klitorisnya yang lumayan besar. Seperti sedang cium bibir, bibirku merapat dibelahan memeknya dengan kumainkan lidahku di sarwa kandungan memeknya.
“Melki…oohhh….”
Desah kenikmatan bergerak cabut dari mulutnya yang semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bolongan memeknya aku mulai menyedotnya.
“Sluurpp…sluurrp…” suara sedotanku. Dan itu membuat Neneng semakin teriak menahan nikmat.
Tak betapa lama tiba-tiba beliau meletakkan kepalaku ke memeknya, hisapanku di bolongan memeknya semakin kuat. Neneng sampai mengangkat pinggul, dengan akhirnya,
“Crooot…crooott…” enceran jauhar cabut dari bolongan memeknya. Desahan dengan teriakan kembali cabut dari mulut Neneng .
“Aaahhh aku keluaaaarrr….”
Neneng agak-agak cecap orgasme yang maha dahsyat. Aku menelan sarwa enceran yang cabut dari bolongan memeknya, terasa sedikit asin tapi nikmat. Setelah sprema sudah habis kutelan sonder menunggu lama aku langsung memikat posisi dengan menindihnya dan, “Sleeeeep…bleesss…”
“Ssttthhh, eco sayang…” desah Neneng sekali lalu memejamkan matanya.
Kontolku masuk sonder cecap hambatan sedikitpun, kusodok pelan memeknya.
“Oohh Neneng nikmat sekali memekmu…” desahku memuji memeknya.
Rasanya batang kontolku sepeti dipilin-pilin. Neneng yang mulai bergairah, menggoyangkan pinggulnya.
“Iya belas kasih terusss….genjot yang keras …” erangnya.
Kuhujamkan kontolku bagai yang beliau minta. Kugenjot memeknya lebih keras. Hampir sekitar 15 menit aku mengepres Neneng . Lalu beliau meminta agar aku berada di bawah.
“Gantian donk,kamu di bawah ya…” bisiknya manja.
Kuturuti pintanya. Tanpa mencabut kontolku dari dalam memeknya, aku beralih posisi. Dengan ganasnya kntolku Gentot dengan melambai-lambaikan memeknya. Gerakan Neneng yang maju hanyut membuat kontolku semakin di genggam oleh memeknya.
“Melki…jilat donk putingku….” pintanya aleman sekali lalu menundukan sedikit badannya.
“Aduuuh sayang…enak sekaliii…” desahnya penuh nafsu.
“Ayo Neneng goyang bergerak memekmu….” Pitaku pada Neneng .
Neneng pun menuruti pintaku, beliau melambai-lambaikan memeknya dengan liar, setelah hampir 15 menit kemudian goyangnya semakin dipercepat. Sembari bergoyang, tangannya alit kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya dengan memajukan pinggulku agar kontolku masuk lebih dalam.
“Melki, aakuuu keluaarr…aaaahhhh….” Teriaknya meluapkan melalui puas.
Neneng mencapai klimaks buat yang kedua kalinya. Aku pun mengibanginya dengan mempercepat dorongan kontolku. Otot kontolku bagai ingin segera mengeluarkan jauhar yang sudah tak bisa dibendung lagi.
Kemudian aku beralih posisi lagi. Aku kembali menindihnya. Pinggul Neneng ku bantalan menggunakan bantal. Aku menggoyangkan pantatku dengan irama agak cepat. Dan akhirnya,
“Aahhh…Neneng , aku cabut sayang….” jeritku nikmat.
“Crooott.. Croooott.. croottt…” spermaku masuk ke dalam bolongan memek Neneng . Masih dalam posisi mengepres Neneng berkata padaku,
“Kamu benar-benar perkasa.. Sudah lama aku menantikan hal ini …” ucapnay sekali lalu tangannya membarut-barut punggungku. Neneng membawakan daging memeknya buat meremas-remas kontolku.
Setelah kurasa sarwa spermaku habis tertumpah di dalam memeknya, kemudian aku mencabut kontolku dari dalam bolongan memeknya.Batang kontolku nampak mengkilat karena enceran spermaku dengan enceran memeknya. Lalu aku bobok bersebelahan, Neneng membisikan kata-kata di telingaku,
“Terima afeksi baiklah Melki, aku banyak puas…” ucapnya sekali lalu cium pipiku.
“Iya Neneng , aku juga banyak puas…” timpalku. Dan tiba-tiba Neneng berkata padaku yang membuatku kaget,
“Melki, aku mau Tanya, apakah mungkin kita selamanya akan bagai ini terus, aku benar-benar puas dengan permainan sex mu. Aku tak mau kalau kamu ngesex dengan wanita lain. Biar layak aku sahaja yang merasakan betapa perkasanya kamu”
Aku tak menjawabnya, aku hanya terdiam.
Sejak saat itu, aku sering bobok di kamarnya dengan melakukan hubungan sex selayaknya suami istri. Atau Neneng yang bobok di barak kostku, tentu sahaja dengan bersembunyi-sembunyi. Terkadang, aku bobok saling tumpang tindih, membentuk posisi 69, aku tertidur dengan menghirup aroma segar memeknya, sedangkan Neneng mengulum penisku. END
Gesekbasah.com - Peristiwa yang kualami bermula ketika aku hendak mencari tempat kos-kosan di Kota X, Setelah seharian berkeliling mencari Kost - kostan Saya mendapatkan sebuah Kot kostan yang sesuai dengan Saya, Nahh Di sanalah Kisah Seks Saya berawal dengan akan aku bagikan kepada Seluruh Pecinta Cerita Dewasa Terbaru Dan Terupdate.
JANDA SEMOK BERANAK 1 YANG GILA KEPUASAN
Sore itu ketika sehabis mandi magrib aku melihat Neneng sedang menonton TV di dalam kamarnya. Kebetulan barak aku bersebelahan. Jadi aku sering mengetahui apa sahaja yang beliau lakukan di kamarnya.
Dengan hanya berbalut handuk, aku berupaya menggoda Neneng . Kami saling mengolok-olok. Karena kehabisan bahan buat mengacuhkan olokanku beliau akhirnya mengejarku. Aku berlari masuk ke dalam kamarku. Dan yang membuatku takjub beliau tak menghentikan kejarannya, malahan beliau menyusulku ke dalam kamarku berusaha buat mencubitku.
“Awas baiklah kamu, perkosa tahu melalui kamu…” konon menggodaku.
“Mau donk diperkosa…hahahhaaa…” jawabku mengacuhkan candaannya.
Kutatap matanya, kulihat siap kerinduan akan jamahan seorang laki-laki. Diapun langsung menutup pintu kamarku. Aku yang juga sudah menahan antusiasme tak mau membuang kesempatan itu.
Kuraih tanganya, kutarik agar mendekat. Lalu kuciumi bibirnya, Neneng membalasnya dengan agresif. Dia langsung hebat handuk yang kupakai. Dia begitu bernafsu ketika melihat batang kontolku yang sudah bangkit tegak. Dan sonder basa-basi beliau mengusap dengan meremas-remas batang kontolku.
“Aaaargghhh…. Teruuus… oohhh….” desahku yang ternyata mengundang gairahnya buat berbuat lebih jauh lagi. Tiba-tiba dai bertinggung dengan melumat atasan kontolku.
“Ooohh yeesss….nikmat…” desahku lagi.
Dia terus-terusan mengocok dengan mengulum kontolku dengan liarnya. Aku dibuai dengan kenikmatan yang luar biasa enaknya. Mulutnya bergerak melumat dengan lidahnya menjilati atasan kontolku.
“Ouughhh…nikmatnya…” erangku nikmat.
Setelah hampir 10 menit aku merasakan siap sesuatu yang hendak cabut dari kontolku.
“Aahhh…Neneng aku keluaaaar…” teriakku nikmat.
Muncratlah sarwa spermaku ke dalam mulutnya. Neneng bergerak mengocok dengan mengulum atasan kontolku, dijilatina sisa spermaku yang masih tersisa.
Aku merasakan kenikmat yang luar biasa. Neneng tersenyum manis melihatku. Lalu aku membentur bibirnya. Lidah aku saling melumat.
Perlahan batang kontolku mulai tegang kembali. Melihat akan hal itu Neneng langsung membebaskan sarwa pakaiannya termasuk CD dengan BHnya. Mataku tak berkedip begitu melihat awak Neneng dalam keadaan telanjang. Toketnya yang montok dengan puting kemerahan seakan menantangku buat segera kujilat. Aku mulai meremas Toket dengan kuteruskan dengan menghisap dengan menjilat putingnya. Nana pun mendesah,
“Sssttthhh…enak sayang…”
Sementara tangan kiriku melacak pangkal pahanya. Aku memergoki gundukan daging yang ditumbuhi bulu yang agak tebal. Kugesek-gesekan jariku. Desah kenikmatan yang cabut dari mulut Neneng semakin melenguh dari mulutnya. Kemudian ciumanku turun ke perut dengan bergerak ke bawah pusar. Lalu kubaringkan awak Neneng di kasur. Tanpa kusuruh diapun langsung membuka kedua pahanya. Dan tyerlihat memek berwarna ahmar anom dengan klitoris yang sudah menegang. Dengan penuh nafsu, aku menciumi memeknya dengan kujilati sarwa bibir kemaluannya.
“Aahhhh…enak Melki…terus sayang…” desahnya sekali lalu tangan kanannya memegangi kepalaku.
Kujilati klitorisnya yang lumayan besar. Seperti sedang cium bibir, bibirku merapat dibelahan memeknya dengan kumainkan lidahku di sarwa kandungan memeknya.
“Melki…oohhh….”
Desah kenikmatan bergerak cabut dari mulutnya yang semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bolongan memeknya aku mulai menyedotnya.
“Sluurpp…sluurrp…” suara sedotanku. Dan itu membuat Neneng semakin teriak menahan nikmat.
Tak betapa lama tiba-tiba beliau meletakkan kepalaku ke memeknya, hisapanku di bolongan memeknya semakin kuat. Neneng sampai mengangkat pinggul, dengan akhirnya,
“Crooot…crooott…” enceran jauhar cabut dari bolongan memeknya. Desahan dengan teriakan kembali cabut dari mulut Neneng .
“Aaahhh aku keluaaaarrr….”
Neneng agak-agak cecap orgasme yang maha dahsyat. Aku menelan sarwa enceran yang cabut dari bolongan memeknya, terasa sedikit asin tapi nikmat. Setelah sprema sudah habis kutelan sonder menunggu lama aku langsung memikat posisi dengan menindihnya dan, “Sleeeeep…bleesss…”
“Ssttthhh, eco sayang…” desah Neneng sekali lalu memejamkan matanya.
Kontolku masuk sonder cecap hambatan sedikitpun, kusodok pelan memeknya.
“Oohh Neneng nikmat sekali memekmu…” desahku memuji memeknya.
Rasanya batang kontolku sepeti dipilin-pilin. Neneng yang mulai bergairah, menggoyangkan pinggulnya.
“Iya belas kasih terusss….genjot yang keras …” erangnya.
Kuhujamkan kontolku bagai yang beliau minta. Kugenjot memeknya lebih keras. Hampir sekitar 15 menit aku mengepres Neneng . Lalu beliau meminta agar aku berada di bawah.
“Gantian donk,kamu di bawah ya…” bisiknya manja.
Kuturuti pintanya. Tanpa mencabut kontolku dari dalam memeknya, aku beralih posisi. Dengan ganasnya kntolku Gentot dengan melambai-lambaikan memeknya. Gerakan Neneng yang maju hanyut membuat kontolku semakin di genggam oleh memeknya.
“Melki…jilat donk putingku….” pintanya aleman sekali lalu menundukan sedikit badannya.
“Aduuuh sayang…enak sekaliii…” desahnya penuh nafsu.
“Ayo Neneng goyang bergerak memekmu….” Pitaku pada Neneng .
Neneng pun menuruti pintaku, beliau melambai-lambaikan memeknya dengan liar, setelah hampir 15 menit kemudian goyangnya semakin dipercepat. Sembari bergoyang, tangannya alit kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya dengan memajukan pinggulku agar kontolku masuk lebih dalam.
“Melki, aakuuu keluaarr…aaaahhhh….” Teriaknya meluapkan melalui puas.
Neneng mencapai klimaks buat yang kedua kalinya. Aku pun mengibanginya dengan mempercepat dorongan kontolku. Otot kontolku bagai ingin segera mengeluarkan jauhar yang sudah tak bisa dibendung lagi.
Kemudian aku beralih posisi lagi. Aku kembali menindihnya. Pinggul Neneng ku bantalan menggunakan bantal. Aku menggoyangkan pantatku dengan irama agak cepat. Dan akhirnya,
“Aahhh…Neneng , aku cabut sayang….” jeritku nikmat.
“Crooott.. Croooott.. croottt…” spermaku masuk ke dalam bolongan memek Neneng . Masih dalam posisi mengepres Neneng berkata padaku,
“Kamu benar-benar perkasa.. Sudah lama aku menantikan hal ini …” ucapnay sekali lalu tangannya membarut-barut punggungku. Neneng membawakan daging memeknya buat meremas-remas kontolku.
Setelah kurasa sarwa spermaku habis tertumpah di dalam memeknya, kemudian aku mencabut kontolku dari dalam bolongan memeknya.Batang kontolku nampak mengkilat karena enceran spermaku dengan enceran memeknya. Lalu aku bobok bersebelahan, Neneng membisikan kata-kata di telingaku,
“Terima afeksi baiklah Melki, aku banyak puas…” ucapnya sekali lalu cium pipiku.
“Iya Neneng , aku juga banyak puas…” timpalku. Dan tiba-tiba Neneng berkata padaku yang membuatku kaget,
“Melki, aku mau Tanya, apakah mungkin kita selamanya akan bagai ini terus, aku benar-benar puas dengan permainan sex mu. Aku tak mau kalau kamu ngesex dengan wanita lain. Biar layak aku sahaja yang merasakan betapa perkasanya kamu”
Aku tak menjawabnya, aku hanya terdiam.
Sejak saat itu, aku sering bobok di kamarnya dengan melakukan hubungan sex selayaknya suami istri. Atau Neneng yang bobok di barak kostku, tentu sahaja dengan bersembunyi-sembunyi. Terkadang, aku bobok saling tumpang tindih, membentuk posisi 69, aku tertidur dengan menghirup aroma segar memeknya, sedangkan Neneng mengulum penisku. END
Sekian pembahasan mengenai JANDA SEMOK BERANAK 1 YANG GILA KEPUASAN, semoga ulasan ini dapat berfaedah pembaca salam
Tulisan ini diposting pada label , cerita dewasa kerajaan gaib laut selatan,


Komentar
Posting Komentar