Foto Sex Jablay: Cerita Sex Goyangan Paling Sexy

Foto Sex Jablay: Cerita Sex Goyangan Paling Sexy

Foto Sex Jablay: Cerita Sex Goyangan Paling Sexy - hey, selamat malam ketemu kembali bersama situs Ceritadewasa teramai artikel ini kita akan mengulas hal tentang Seputar Cerita Panas Foto Sex Jablay: Cerita Sex Goyangan Paling Sexy baca selengkapnya

Foto Sex Jablay Menyediakan konten khusus cerita dewasa berupa : sex tante hot, cerita abg mesum, sex memek perawan, sex sedarah nyata, ngentot janda horny disertai foto bugil – Goyangan Paling Sexy.

Aku anak nomer dua dari dua bersaudara, kakakku adalah cewek yang umurnya lebih dalu denganku 4 tahun, dengan ai embuh menceritakan kisahku 2 bulan yang lalu, era itu ai berumur 16 tarikh lagi kelas 1 SMU meskipun kakaku berumur 20 tarikh yang mana telah kuliah, tipe yang ai tahu atas kakakku beliau alim, kesehariannya makan jilbab.

Cerita Dewasa Goyangan Paling Sexy

Meskipun kakakku makan jilbab beliau sangat sexy, orang bilang mukanya sexy banget, demikian pula postur tubuhnya, adiluhung 160 cm, kulit putih dengan bra ai kira 36-an, tapi yang amat menyolok dari beliau adalah pantatnya yang bulat besar dengan bahenol, ini dapat ai nilai karena ai ada kalanya mengintip beliau waktu beliau cukup asian ataupun cukup ganti pakaian.

Jika berjalan ke mal ataupun kemanapun beliau pergi, beliau selalu pakai blus yang gamak ketat kendatipun beliau makan jilbab, orang selalu memandang goncangan pinggul dengan pantatnya. Sampai-sampai ai sebagai adik kandungnyapun sangat menyukai pantat dengan pinggul kakakku itu.

Meskipun kakakku makan jilbab, bertepatan kakakku menyukai baju-baju model gamak ketat dengan lancingan gamak ketat pula sehingga gamak mencetak kemontokan dengan keindahan tubuhnya. Apalagi jika dirumah, kendatipun beliau selalu makan jilbab ataupun kerudung, beliau selalu makan blus tidur yang panjang tapi gamak tipis sehingga gamak terlihat bagian pantat dengan lancingan dalamnya.

Sebagai remaja yang aktual puber dengan juga olok-olok dari teman-temanku bisik-bisik ai sangat tergiur bila memandang pinggul kakakku. Sebaga efek sampingnya ai ada kalanya melakukan onani di kamarku ataupun di kamar asian sambl mencerminkan gimana rasanya kemaluanku dijepit diantara pantat montoknya.

Keinginan itu kurasakan sejak ai bersandar di bangku 1 smu ini, ai ada kalanya sembunyi-sembunyi pandang untuk mengitip CD-nya apabila beliau makan rok. Dia mempunyai pacar yang berumur setahun lebih muda dari padanya. Aku ada kalanya mendapati mengatur pacaran di ruang tamu, berbalas-balasan meremas lengan berbatas mengatur berciuman.

Suatu hari ai mendapati pacarnya cukup menghisap buah dada kakakku di kamar pengunjung kendatipun blus dengan jilbabnya tetap terpasang di badannya, kakakku cuma mengeluarkan buah dadanya dari kancing yang terlepas sebagian, mengatur terus belingsatan buru-buru merapihkan bajunya.

Malam harinya kakakku mendatangi kamarku dengan memohon kepadaku biar tidak menceritakan segala apa yang ai lihat ke orang-orang terutama atas abah dengan ibuku.

Dik, jangan bilang-bilang yah, abis tadi si Hendra (pacarnya) memaksa Mbak, katanya. Aku Cuma mengganguk dengan terbuka karena kakakku masuk kekamarku menggunakan jilbab dengan blus yang longgar(daster) melainkan gamak tipis sekali lalu membawa sebuah novel.

Sehingga paha dengan dadanya yang montok terlihat karena dikamarku gamak gelita meskipun diluar alat penerangan terang benderang.

“hai, mengapa melongo???? “ …aku beres gelagapan dengan bilang “ia- dia mbak, ai ngga akan bilang-bilang” kataku.

Tiba-tiba beliau rebahan di ranjangku dengan tertelungkup sekali lalu membaca novel, ai memandanginya dari buntut membuat kemaluanku ngaceng karena pantat kakakku seolah-olah menantang kemaluanku. Berkali-kali ai menelan ludah.

Dan pelan-pelan ai meraba kemaluanku yang tegang. Sampai kira-kira panca menit, beliau menoleh ke arahku dengan ai terus melepas tanganku dari kemaluanku dengan berpura-pura belajar. Kakakku mengajakku kabur pagi besok hari dengan beliau memintaku menbangunkannya jam 5 pagi.

Aku mengiakannya. Ketika beliau berhenti kamarku, ai memandang goncangan pinggulnya sangat sexy, dengan sedemikian itu beliau menangkup pintu, ai terus mengeluarkan kemaluanku dengan mengocoknya, tapi sialnya mendadak kakakku balik berulang dengan kali ini da melihatku mengocok kemaluanku.

Dia pura-pura tidak memandang dengan berkata “jangan lupa bangunin mbak jam 5 pagi “. Lagi-lagi ai gelagapan “ia- dia – ia” kataku. Kakakku terus berangkat berulang sekali lalu ngelirik ke-arah kemaluanku dengan tersenyum. Malam itu ai ngga beres beronani karena bera dipergoki kakakku.

Pagi harinya jam 5 pagi ai ke kamarnya dengan kudapari beliau cukup tidur mengakang…. Lagi-lagi ai beliak memandang pemandangan itu dengan ai berangkat meraba-raba pahanya, berbatas kira-kira 2 menit dengan ku-remas paha montoknya beliau tersadar danku buru-buru melepaskan tanganku dari pahanya.

Singkat cerita kami kabur pagi, beliau menggunakan jilbab ataupun kerudung meskipun bajunya beliau menggunakan training yang gamak ketat sehingga setiap lekuk pinggul dengan pantatnya terlihat sexy banget dengan tiap laki-laki yang berpapasan selalu melirik pantat itu.

Begitu beres kabur pagi, kita pulang naik bobot bus dengan bertepatan badar sesak, akibatnya kita berdesak-desak. Entah keberuntungan ataupun bukan, kakaku berada di depanku sehingga pantat montoknya tepat di kemaluanku .

Perlahan-lahan kemaluanku ada dengan ai yakin kakakku merasakannya. Ketika bus semakin sesak, kemaluanku makin mendesak pantatnya dengan ai pura-pura menoleh ke-arah lain. Tiba-tiba kakakku mengoyangkan pantatnya, pasti ai kenikmatan. ‘dik, anda kemarin ngapain waktu mbak ke kamar kamu?” katanya “kamu onani yah??? Katanya berulang ai diam seribu basa karena malu.

‘makanya buru-buru geledah pacar” katanya. “emang kalo ada pacar bisa digini yah?” kataku nekat sabil menonjokkan kemaluanku dipantatnya.

 “setidaknya ada pelampiasan” timpal kakakku. .

“wah eco dong mbak ada pelampiasan?”tanyaku.

“tapi ngga sampe gini” bicara kakakku berulang sekali lalu menggoyangkan berulang pantatnya.

“kenapa” tanyaku. Sebelum beliau bereaksi kami telah berbatas tempat tujuan.

Pada burit hari itu, kala ai pulang sekolah, kudapat rumah sepi banget dengan perlahan-lahan ai masuk rumah dengan alih-alih kakakku dengan pacarnya cukup diruang pengunjung berbalas-balasan cium dengan berbalas-balasan raba.

Aku terus mengintip dari balik pintu, selembar demi selembar pakaian pacar kakakku terlepas meskipun kakakku lagi makan jilbab dengan blus jubahnya lagi terpasang melainkan telah tersingkap berbatas sebatas perut

Sehingga terlihat CD hitamnya yang mini dengan sexy dengan pacarnya telah tinggal makan CD saja. Kulihat lengan kakakku menelusup ke di CD pacarnya dengan meremas beserta mengocok alat kelamin pacarnya yang tegang.

Pelan-pelan lengan pacarnya membocorkan CD kakakku dengan terbukalah pantat bahenol nan montok milik kakakku. Pacarnya meremas-remas sekali lalu meringis karena kocokan kakakku atas kemaluannya.

‘oh, ai udah ngga tahan” bicara pacarnya “aku pengen masukin ke memekmu” katanya sekali lalu melecut kakakku sehingga tertelungkup di sofa. Ku lihat beliau semakin mengangkat blus kakakku melainkan jilbabnya tetap terpasang melainkan telah gamak kusut dengan menindihinya dari buntut mempergiat berusaha menyodokan kemaluannya ke alat kelamin kakakku dari arah belakang.

Tapi sedemikian itu nempel di pantatnya, kuliha ar maninya tumpah ke pantat kakakku. “ohhh” beliau melenguh dengan kakakku menoleh kebelakang” mengapa udah” tanyanya Pacarnya bilang “maaf ai ngga tahan” katanya . Tiba-tiba alat penerangan cair dengan telepon HP sang pacar berdering dengan di balik bab ai cukup beronani gembira sekali lalu memandang kemontokan tubuh kakakku.

Setelah melegalkan HP, sang pacar menyalakan satu batang lilin kecil diatas lemari dengan beliau berpakaian dengan buru-buru pamit. “Aku ngga anterin kedepan bab yah “ bicara kakakku sekali lalu tetap tertelungkup di sofa…..

Begitu sang pacar hilang , nafsuku telah ke ubun-ubun, di kekelaman remang-remang ai arah-arah kakakku dengan setelah dekat, dari jarak kira-kira eka meter ai memandangi bagian buntut tubuh telanjang kakakku, acap kali menelan ludah memandang pantat bahenol kakakku.

Karena udah ngga tahan, ai pelan-pelan membocorkan celanaku berbatas copot dengan kulihat kemaluanku yang besar dengan panjang (itu menurut teman-temanku sewaktu kami berenang dengan membandingkan alat kelamin kami) berdenyut-denyut minta pelampiasan.

Aku terus menindihinya dari belakang, dengan untungnya kakakku mengira sang pacar belum pulang dengan lagi embuh ngentot dia. “aw…., dra (nama pacarnya hendra) mengapa ngga beres pulang” tanyanya , karena kondisi lajur sangat gelita sehingga beliau tidak menyadari bahwa adiknya cukup berusaha menempelkan kemaluannya ke kemaluanya.

“aw dra jangan dimasukan ai lagi anak dara katanya ditempelin aja dra ai lagi perawan’ katanya memohon. Karena ai udah tahan, maka pelan-pelan ku bimbing tangannya untuk menggengam kemaluanku dengan biar ditutun ke kemaluannya.

Begitu beliau megang “dra, mengapa gede amat sih”katanya heran (soalnya punya pacarnya jauh lebih kecil daripada punyaku)sambil membimbing kemaluanku dengan menempelkan kekemaluannya. “gosok pelan-pelan dra”, ai menekan dengan gila bener-bener nikmat.

Setelah kira kira dua menit ai menggosokkan kemaluanku ke alat kelamin kakakkut akhirnya ai mendapatkan klimaksnya dengan crot…crot..crot…spermaku melancut ke pantat kakakku.

Aku tetap memeluk tubuh kakakku dengan pelan-pelan ai meninggalkannya. “dra, mau kemana?” teriaknya ai buru-buru memungut lancingan dengan memasuki kamarku dengan lagi lancingan dengan CD ku belum kupakai ai rebahan di ranjangku sekali lalu kututupi dengan selimut tipis mencerminkan keenakan yang barusan terjadi.

Tba-tiba telepon berdering dengan alat penerangan menyala. kudengar kakaku melegalkan telepon itu beliau herannya setengah mati karena yang menelepon adalah pacarnya si henra. “dra, mengapa anda udah ada di rumah berulang jangan main-main yah anda dimana, udah eco terus lari” Beberapa era kemudian kudengar bunyi telpon dibanting.

Dan dikamarku, ai acak-acakan mematikan alat penerangan dengan pura-pura tidur. Semenit kemudian kakakku masuk ke kamarku dengan memandang ai tidur berselimut beliau menghampriku dengan bersandar di tepi ranjangku. Di kekelaman kamarku kuintip kakakku lagi makan pakai dengan jilbab yang tadi beliau pakai,dia ngga berani membagunkanku malahan rebahan disampingku. Kesunyian sekitar 15 menit, kemudian kuintip alih-alih kakakku tertidur. Akupun tertidur berbatas keesokan harinya.

Setelah kejadian hari itu ai selalu mencerminkan betapa enaknya tubuh kakakku kendatipun cuma menempelkan dengan menggosokan kemaluanku atas kemaluannya saja. Pada satu siang, ai embuh meminjam kaset lagunya. Karena telah biasa, ai juga masuk tanpa memalu pintunya.

Dan betapa terkejutnya ai kala kulihat mbak Desi kakakku cukup tidur-tiduran sekali lalu memejamkan matanya. Tangannya masuk kedalam CD nya meskipun jilbab dengan bajunya lagi terpasang, cuma bajunya telah tersingkap sebatas perut. Spontan, dia terkejut kala melihatku. Aku segera keluar.

Tak berbatas eka menit, mbak Desi berhenti (pakaiannya telah rapi kendatipun jilbabnya gamak kusut). Ia memintaku biar melindungi hal itu dari abah ibuku. Lalu kujawab:

“Aku janji ga bakal bilangin hal ini ke abah ibu koq.”

“Thank’s baiklah dik.”

“Eh, emangnya onani itu dosa ya?”

Bukan jawaban yang kudapatkan, malah tatapan kakaku yang asing dari biasanya. Bagai disihir, ai diam sahaja era beliau menempelkan bibirnya ke bibirku. Dilumatnya bibirku dengan lembut. Dikulumnya, lalu lidahnya berangkat makan masuk ke di mulutku.

Aku segera menarik badan darinya, tapi dia malah memegang tanganku lalu mengarahkannya ke dadanya dengan kurasakan betapa empuknya buah dada kakakku. Refleks ai berontak karena ai malu. Tetapi kakakku bilang,"lakukanlah dik seperti yang kau lakukan durasi hari padaku".

Aku kaget "ja..jadi mbak tahu segala apa yang kulakukan atas mbak durasi hari." jawabku gugup.

"ya" jawab kakakku.

"maafkan ai mbak..." ucapku

Belum beres ai berkata, dia telah melumat bibirku. Dan kali ini lidahnya berbuah memasuki mulutku. Kami berkecupan sangat lama. Setelah kenyang berciuman, Ia malah menarikku ke kamarnya. Disana ai direbahkan, dengan dia membocorkan lancingan dengan CD ku.

Kakakku tersenyum memandang kemaluanku yang telah mengacung tegak. Ukurannya sekitar 18 cm. Lebih panjang dari punya pacar kakakku, Hendra.

Melihat kakakku tersenyum, ai berangkat menarik ke atas blus kakakku. Rupanya kakakku telah membocorkan Branya sehingga akupun bisa terus memandang payudaranya yang berukuran 36B itu.

Kumulai mengawai dengan meremas Payudara kakakku yang lembut, selama blus dengan jilbabnya lagi terpasang biarpun gamak kusut. Kakakku menggelinjang menjumpai keenakan dengan mendesah keenakan.

Setelah ai memandang kakaku telah terangsang, Aku membocorkan CD bermacam-macam bolong kakakku sehingga kini terpangpanglah alat kelamin kakakku yang berbulu lebat tapi halus itu.

Sekarang ai memegang kemaluanku dengan mengarahkan kemaluanku ke mulutnya. Dia menangkup mulutnya rapat-rapat.

"Ayo donk mbak! Isep! Kayak mbak ngelakuinnya buat pacar mbak.”

“Koq anda tahu?”

“Ya tahu donk..kan ai ada kalanya ngintipin mbak begituan ama pacar mbak"

“Ayo mbak.” Rengekku.

Kakakku juga berangkat tertantang mempraktekkan kemampuan lidahnya. Kemaluanku segera diaremas-rems. Setelah itu dijilati dengan badar gairah, seolah itu adalah lollipop yang manis. Kakakku juga berangkat memasukkan kemaluanku ke di mulutnya. Tidak bisa semua, tapi setidak-tidaknya telah setengah yamg masuk. Di gigit-gigit kecil atasan kemaluanku sekali lalu memainkan buah pelirnya. Akupun memejamkan mata keenakan.

Kakakku melepaskan kemaluanku dari mulutnya, tangannya mengangkat blus panjangnya dengan menempelkan kemaluanku ke payudaranya ai juga membocorkan mataku. Lalu meraih kuraih kemaluanku, kuarahkan alat kelamin itu ke kekemaluannya yang sedari tadi telah basah.

Kugosok-gosoknya ke klitorisnya, ai beres merinding dibuatnya. Desahan tak pasti juga berhenti dari mulutku. Di eka muka ai tahu ini salah, tapi di muka lain, ai benar-benar menikmatinya.

Setelah kenyang bermain-main dingan klitorisnya, kemaluanku segera ku arahkan ke lubang kemaluannya. Tetapi kakakku bilang "Jangan dimasukan, ai lagi perawan. Ditempelkan dengan digosokan aja seperti durasi hari"

Akupun mengangguk dengan segera ku tempelkan dengan kugosokan kemaluanku ke alat kelamin kakakku. Setelah beberapa era kemaluanku ku tekan tekan ke lubang alat kelamin kakakku maka crot...crot.. crott spermaku melancut di gua garba kakakku.

Dengan alat kelamin lagi menempel di gua garba kakakku, kami berangkat bercumbu lagi, kujilat payudara kakaku berbatas perutnya. Setelah itu kami mengambil posisi 69. Aku juga berangkat menjilati kemaluannyanya yang telah basah bagi enceran kewanitaannya. Sementara dia menjilati kemaluanku.

Kami berbalas-balasan berpelukan bugil, setelah kenyang bermain, kami juga menuju kamar mandi, tetapi belum sempat bermain di kamar mandi, kudengar suara mobil orangtuaku. KAmi acak-acakan lagi ke kamar dengan berpakaian.

Saat orangtua kami masuk, ai telah berpakaian bulat cukup kakaku juga telah berpakaian bulat dengan jilbabnya. Sejujurnya era itu ai cukup bengkak dengan gugup. Untunglah orangtuaku tak curiga. Kami juga ternsenyum berdua dengan badar arti.

Sejak era itu kami berbalas-balasan melegakan walupun tidak berbatas memasukan kemaluanku kedalam kemaluannya karena ai takut kakakku kematian keperawanannya. Kadang-kadang kami juga bekerja di sofa, di lantai, dengan kamar mandi.

Cerita Sex 2016 | Cerita Dewasa | Cerita Mesum | Cerita Ngentot | Cerita Tante Sange | Cerita ABG Bispak | Cerita Memek Perawan | Cerita Sedarah | Cerita Telanjang | Tips Bercinta | Foto Hot Bugil

Supaya mendapatkan ulasan ulasan lain nya yang tentu menarik, silahkan berkunjung web kecimbri.blogspot.com

Demikianlah artikel tentang Foto Sex Jablay: Cerita Sex Goyangan Paling Sexy, semoga tulisan ini dapat menambah wawasan kalian semua salam

Artikel ini diposting pada tag , tanggal 11-09-2019

Komentar